Sosial Media
0
News
    Home Tasyakuran

    Peresmian Tugu SH Terate Ranting Cisauk, Simbol Regenerasi dan Penghormatan Nilai Persaudaraan

    "Di balik peresmian Tugu SH Terate Ranting Cisauk, tersimpan kisah pengabdian, regenerasi, dan penghormatan kepada para pendahulu."

    2 min read

    Penulis: Rizka Nur Aisyah | Foto: M. Ridwan Habibie | Editor: M. Ridwan Habibie


    SH Terate Tangsel - Persaudaraan Setia Hati Terate Cab. Tangsel (PSHT) Ranting Cisauk menggelar tasyakuran dan peresmian Tugu SH Terate, Selasa (13/1/2026).

    Kegiatan tersebut dirangkai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) Ketua Ranting Cisauk kepada Mas Jasmin sebagai Ketua Ranting yang baru.

    Acara yang berlangsung di Ranting Cisauk, Kabupaten Tangerang, ini dimulai pukul 20.00 WIB dan berlangsung dengan khidmat.

    Momentum peresmian tugu memiliki makna khusus karena bertepatan dengan peringatan 40 hari wafatnya almarhum Mas Santoso, tokoh yang dikenal memiliki kontribusi penting dalam perjalanan dan penguatan organisasi SH Terate di wilayah Cisauk.

    Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Cabang SH Terate Kota Tangerang Selatan, Ketua Dewan, Sekretaris Cabang, serta sejumlah Wiroanom dan jajaran pengurus cabang.

    Kehadiran para pimpinan cabang tersebut menjadi wujud dukungan terhadap proses regenerasi kepemimpinan dan penguatan struktur organisasi di tingkat ranting.

    Dalam sambutannya, Kang Mas Fahrudin Yusuf menyampaikan bahwa peresmian tugu SH Terate bukan semata pembangunan simbol fisik, melainkan representasi nilai persaudaraan, jati diri dan komitmen warga SH Terate untuk terus menjaga ajaran luhur Setia Hati.

    Ia menegaskan peran ranting sebagai garda terdepan dalam pembinaan anggota dan pengabdian kepada masyarakat.

    Penyerahan SK Ketua Ranting kepada Mas Jasmin menandai berjalannya proses organisasi secara tertib dan berkesinambungan. Kepemimpinan baru diharapkan mampu memperkuat soliditas warga, menjaga keharmonisan internal, serta meningkatkan kontribusi SH Terate di lingkungan sosial.

    Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk almarhum Mas Santoso sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan pengabdiannya.

    Tasyakuran dan peresmian tugu ini menjadi refleksi bahwa SH Terate tidak hanya berfokus pada pencak silat sebagai seni bela diri, tetapi juga menjunjung tinggi nilai persaudaraan, penghormatan terhadap para pendahulu, serta kesinambungan organisasi.



    Tim Humas Cabang Kota Tangsel

    Tags: #SHterate #PusatMadiun #HumasSHterate #SHTerateCabangTangsel #Medium

    Komentar
    Additional JS