Sosial Media
0
News
    Home Ajaran Berita

    Rawat Tradisi Pencak Silat, SH Terate Tangsel Gelar Cek Jago untuk Calon Warga Baru

    "Menempa diri, menguatkan hati, menuju Pengesahan 2026."

    2 min read

    Penulis: Fitri Budi Astuti | Foto: M. Aqeel | Editor: M. Ridwan Habibie


    SH Terate Tangsel - Jelang pengesahan tahun 2026, calon warga SH Terate Cabang Tangsel menjalani tradisi sakral "Cek Jago", Minggu (21/6/2026).

    Tradisi Cek Jago sejatinya bukan sekadar prasyarat seremonial atau uji ketangkasan fisik semata. Lebih dari itu, tahapan ini merupakan bentuk seleksi akhir sekaligus kawah candradimuka untuk mematangkan kesiapan calon warga secara mental dan spiritual.

    Sebagai salah satu Perguruan Historis pencak silat di Indonesia, SH Terate menjaga tradisi ini secara turun-temurun untuk merawat warisan budaya bangsa.

    Ketua Cabang SH Terate Kota Tangsel, Kangmas Fahrudin Yusuf, yang hadir memimpin kegiatan tersebut menegaskan bahwa *Cek Jago* adalah instrumen penting dalam membentuk karakter pesilat sejati.

    "Cek Jago bukan sekadar rutinitas teknis belaka. Ini adalah tahapan esensial dalam pembentukan jati diri calon warga. Di sini, mereka harus membuktikan kesungguhan, kejujuran, dan kesiapan untuk menyatu dalam naungan persaudaraan SH Terate," ujar Kangmas Fahrudin Yusuf di lokasi acara.

    Kangmas Fahrudin Yusuf menjelaskan, di samping menguji daya tahan fisik dan tingkat kedisiplinan, acara ini menjadi momentum pemantapan nilai-nilai luhur organisasi. Beberapa nilai utama yang ditanamkan meliputi ikatan persaudaraan yang erat, kesetiaan, serta semangat gotong royong.

    Ke-30 siswa yang menjadi peserta tampak mengikuti seluruh prosesi dengan khidmat. Mereka didampingi secara ketat oleh jajaran pelatih, pengurus ranting, rayon, serta sesepuh cabang.

    Turut hadir mengawal jalannya kegiatan ini antara lain jajaran Wiro Anom, Pengurus Cabang, tim Sarpras, hingga personel Pamter (Pengamanan Terate) Cabang Tangsel yang memastikan acara berlangsung kondusif.

    Di tengah tantangan dinamika masyarakat perkotaan moderen, eksistensi kegiatan semacam ini menjadi ruang aktualisasi tersendiri. SH Terate Cabang Tangsel secara aktif memposisikan seni bela diri sebagai medium pendidikan karakter generasi muda yang berimbang antara kekuatan fisik dan kedalaman spiritual.

    Kita ingin mencetak warga yang tidak hanya tangguh dalam penguasaan jurus, tapi juga kuat dalam memegang prinsip dan memiliki kejernihan hati," tegas Kangmas Fahrudin Yusuf.

    Sebagai langkah penutup menuju malam pengesahan 2026, pihak panitia juga telah menyiapkan sesi pembekalan khusus. Sesi ini nantinya akan menitikberatkan pada pemahaman etika serta pedoman nilai-nilai dasar persaudaraan bagi warga baru dalam berorganisasi dan bermasyarakat.

    Melalui rangkaian panjang ini, SH Terate berharap dapat terus melahirkan pendekar-pendekar muda yang berjiwa ksatria, berbudi pekerti luhur, dan membawa kemanfaatan bagi Indonesia.



    Tim Humas Cabang Kota Tangsel

    Tags: #SHterate #PusatMadiun #HumasSHterate #SHTerateCabangTangsel #Medium

    Komentar
    Additional JS