Kontingen SH Terate Perwapus Banten Borong Medali di Piala Presiden Pencak Silat 2026
www.shteratetangsel.or.id — Kontingen pencak silat SH Terate Perwakilan Pusat Banten (Perwapus) menorehkan prestasi membanggakan pada Kejuaraan Nasional Pencak Silat Piala Presiden 2026 dengan raihan 6 medali emas dan 1 medali perak, (28-06-2026)
Meski datang dengan jumlah atlet yang terbatas, SH Terate Perwapus Banten justru tampil gemilang dan berhasil mendominasi podium kejuaraan.
Hanya dengan mengirimkan tujuh pesilat, kontingen SH Terate Perwapus Banten sukses membawa pulang enam medali emas dan satu medali perak. Seluruh atlet yang diturunkan mampu menyelesaikan pertandingan dengan hasil maksimal, mencerminkan kualitas pembinaan yang konsisten dan terarah.
Pelatih kontingen, Edwin Saputra, menyampaikan bahwa keterbatasan kuota bukan menjadi hambatan utama. Fokus tim sejak awal diarahkan pada kesiapan mental, fisik, serta ketepatan jurus, terutama karena seluruh atlet turun pada kategori seni.
Kategori seni menuntut kesempurnaan teknik, kemantapan gerak, serta ketenangan mental saat tampil di hadapan dewan juri. Dalam kategori ini, para pesilat SH Terate Perwapus Banten dinilai mampu menunjukkan penguasaan jurus yang solid dan konsisten dari awal hingga akhir penampilan.
Salah satu penampilan menonjol ditunjukkan oleh Mutiara Eka Nur Jannah, pesilat remaja asal Kota Tangerang yang turun di kelas prestasi. Dengan penampilan yang matang dan penuh percaya diri, ia berhasil menyumbangkan medali emas bagi kontingen Banten.
Prestasi juga diraih oleh para pesilat usia dini yang tampil di kelas pemasalan. Meski baru pertama kali mengikuti kejuaraan berskala nasional, mereka mampu mengatasi tekanan pertandingan dan membawa pulang medali perak, menjadi pengalaman berharga dalam perjalanan prestasi mereka ke depan.
Keberhasilan ini diharapkan menjadi pijakan penting bagi para atlet muda SH Terate Perwapus Banten untuk terus berkembang, baik dalam dunia olahraga prestasi maupun dalam pembentukan karakter melalui pencak silat.
Kejuaraan Pencak Silat Piala Presiden 2026 sendiri berlangsung selama empat hari dan diikuti lebih dari dua ribu pesilat dari berbagai daerah di Indonesia. Ajang ini menjadi salah satu barometer penting pembinaan pencak silat nasional, sekaligus ruang pembuktian bagi perguruan-perguruan silat yang konsisten menjaga kualitas dan nilai-nilai luhur pencak silat.
Prestasi SH Terate Perwapus Banten membuktikan bahwa dengan disiplin, kesiapan mental, dan kesungguhan latihan, keterbatasan jumlah atlet bukan penghalang untuk meraih hasil terbaik di tingkat nasional.
Harap berkomentar yang sopan dan sesuai topik, komentar berisi spam akan dimoderasi. Terima kasih